Senam Lantai


           Senam Lantai adalah senam yang dilakukan di atas lantai dengan menggunakan matras sebagai alasnya. Penggunaan matras dalam senam lantai ini tentunya untuk mengurangi resiko cedera saat melakukan senam lantai. Hal tersebut dilakukan karena senam lantai melakukan gerakan yang langsung bersentuhan dengan lantai. 

        Senam berasal dari istilah bahasa Inggris yang memiliki nama gymnastic. Artinya senam dilakukan di dalam ruangan khusus serta melakukan performa dari gerakan, kecepatan, keserasian, dan juga kekuatan tubuh. Performa tersebut dibutuhkan karena senam lantai membutuhkan kombinasi-kombinasi gerakan agar manfaat mental dan fisik dapat dirasakan. Beberapa Gerakan senam lantai yaitu: guling depan, guling belakang, sikap lilin, kayang, dan lain sebagainya. Gerakan-gerakan senam lantai sangat membutuhkan kelentukan tubuh dan keseimbangan.  

         Sejarah senam lantai dimulai sejak zaman kuno. Berdasarkan detikedu, gerakan senam sudah mulai dikenal sejak 3000 tahun lalu oleh masyarakat Cina dan Mesir. Pada zaman Yunani Kuno, senam lantai mulai berkembang. Dalam bahasa Inggris, jenis senam ini disebut gymnastic. Istilah ini digunakan untuk mendefinisikan kegiatan olahraga di gymnasium. Gymnastic pun mulai berkembang di Amerika dan Eropa sekitar abad ke-19. Pada tahun 1881, dibentuklah organisasi olahraga yang menaungi gymnastic internasional yaitu Federation Internationale de Gymnastique (FIG).

           Bagaimana Sejarah Senam Lantai di Indonesia? Berdasarkan halaman kompasiana, gimnastik mulai dikenal di Indonesia pada awal abad ke-20, tepatnya tahun 1912. Pada saat itu, senam lantai dibawa oleh para penjajah Belanda. Gimnastik pun mulai diajarkan di sekolah-sekolah Belanda di Indonesia. Pada tahun 1918, Dr. H. F. Minkema membuka kursus senam lantai di Malang. Di Bandung, beliau dianggap sebagai pelopor yang mempopulerkan senam di Indonesia. Ketika olahraga ini sedang berkembang, penjajah Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942 dan melarang semua kegiatan senam. Sebagai gantinya, Jepang menerapkan Taiso (sejenis senam pagi yang wajib dilakukan di sekolah sebelum pelajaran dimulai). Sampai akhirnya, setelah Indonesia merdeka dari penjajahan, Persani atau Persatuan Senam Indonesia pun didirikan pada tanggal 14 Juli 1963 menjelang pesta olahraga GANEFO (Games of the New Emerging Forces). Indonesia pun mengikuti kompetisi senam internasional di ajang olahraga GANEFO. Sejak saat itu, senam lantai Indonesia terus berkembang. Senam lantai Indonesia telah meraih berbagai prestasi di berbagai kejuaraan internasional, seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Atletik : Tolak Peluru

Atletik : Lari Estafet